Stok dalam Alur Penjualan

Gambaran Umum

Stok dalam Alur Penjualan (Stock in Sales Flow) mengatur perilaku inventaris/stok barang selama proses penjualan kasir dan pengembalian dana (refund). Fitur ini mencakup visibilitas stok, pemotongan stok saat transaksi, dan pengembalian barang ke stok (restock) secara opsional. Operasi stok secara umum tetap menjadi bagian dari Manajemen Stok. Stok dilacak per outlet serta per produk atau varian produk. Setiap perubahan dicatat dalam riwayat stok sehingga sisa stok yang tersedia beserta sumber perubahannya dapat diaudit dengan jelas.

Visibilitas Stok

Kasir dapat melihat sisa stok produk yang pelacakannya aktif sebelum memasukkannya ke dalam keranjang belanja.

  1. Produk biasa (simple product) menampilkan sisa stok untuk satu cabang terkait.
  2. Produk bervarian menampilkan sisa stok khusus untuk varian yang dipilih.
  3. Produk yang tidak dilacak stoknya tidak menampilkan informasi stok.
  4. Angka stok yang ditampilkan bersifat informatif dan bisa saja berubah selama keranjang belanja masih terbuka.
  5. Angka stok bernilai nol akan ditampilkan sebagai stok habis, namun kepastian akhirnya tetap ditentukan pada tahap pemeriksaan saat transaksi diselesaikan.

Penyelesaian Penjualan

Saat sebuah pesanan diselesaikan (dibayar):

  1. Setiap baris produk yang dilacak stoknya dan tidak dibatalkan akan diperiksa berdasarkan outlet yang dipilih dan ketersediaan stok variannya.
  2. Jika ada satu saja baris produk yang stoknya tidak mencukupi, tagihan tidak dapat diselesaikan dan kasir akan menerima informasi mengenai produk mana saja yang stoknya kurang beserta sisa kuantitas yang tersedia.
  3. Jika seluruh baris produk stoknya mencukupi, kuantitas yang terjual akan dipotong dan transaksi stok penjualan yang dapat diaudit akan dicatat oleh sistem.
  4. Pembayaran dan penyelesaian tagihan dinyatakan berhasil hanya setelah proses pemotongan stok berhasil dilakukan.
  5. Produk yang tidak dilacak stoknya dikecualikan dari proses validasi dan pemotongan stok. Transaksi yang terjadi secara bersamaan tidak boleh menyebabkan stok terpotong melebihi sisa yang ada. Operasi pemotongan stok bersifat mutlak dan dapat menolak transaksi jika ada penjualan lain yang berhasil menghabiskan stok terlebih dahulu.

Pengembalian Stok Saat Refund

Proses refund mengembalikan pembayaran pelanggan. Pengembalian barang ke stok adalah keputusan terpisah karena barang yang dikembalikan bisa saja rusak atau tidak layak dijual kembali.

  1. Proses refund dapat dilakukan tanpa pengembalian stok, pengembalian stok penuh, atau pengembalian stok sebagian per item barang.
  2. Kuantitas barang yang dikembalikan ke stok tidak boleh melebihi kuantitas barang yang di-refund.
  3. Opsi pengembalian stok hanya tersedia untuk barang yang statusnya dilacak stoknya.
  4. Unit barang yang dikembalikan ke stok akan menambah sisa stok pada cabang dan varian asal pesanan tersebut.
  5. Proses pengembalian stok dari refund akan mencatat transaksi stok tersendiri yang dapat diaudit.
  6. Pilihan pengembalian stok dicatat saat refund dibuat dan diterapkan saat refund diselesaikan (pembayaran refund dan perubahan stoknya berhasil atau gagal bersamaan).
  7. Refund yang tidak diselesaikan lalu di-void tidak mengubah stok sama sekali.

Batasan

Fitur ini tidak melakukan penahanan/reservasi stok saat keranjang belanja terbuka. Fitur ini juga tidak menyediakan fungsi penyesuaian stok, pembelian, transfer stok, atau stok opname di sisi kasir. Operasi-operasi tersebut merupakan bagian dari Manajemen Stok.

Kondisi Khusus

SituasiHasil/Keputusan Bisnis
Stok berubah setelah kasir melihat produkSistem mengecek ulang sisa stok yang mutlak saat proses penyelesaian transaksi.
Ada satu baris produk yang stoknya kurang saat transaksi diselesaikan?Seluruh transaksi ditolak; tidak ada penjualan parsial/sebagian yang dicatat.
Barang yang dikembalikan dalam kondisi rusakLakukan refund tanpa mengembalikan barang ke stok.
Hanya sebagian dari barang yang dikembalikan yang layak dijual lagikembalikan ke stok hanya pada jumlah barang yang layak dijual saja.
Produk tidak dilacak stoknyaPenjualan dan refund tetap berjalan tanpa memproses stok.
Sisa stok sudah bernilai negatif dari operasional sebelumnyaPenjualan baru tetap menggunakan aturan ketersediaan saat penyelesaian; riwayat transaksi stok yang lalu tidak diubah.